Minggu, 06 Mei 2012

tes kemampuan mental. tes intelegensi pengertian dan teori



tes kemampuan mental
kemampuan mental ---> 
  • normal atau tidak normal
  • mengurus kehidupan SDR
  • kemampuan berfikir abstrak, kongkrit menghadirkan skema" mental.
intelegensi (kecerdasan) ---> sifat tidak menetap bisa berubah (dengan stimulus).
  • kemampuan memecahkan masalah
  • kemampuan berfikir
 metode pengukuran bakat dan intelegensi.
  • bakat --> spesifik (kemampuan seseorang)
  • intelegensi kemampuan memecahkan masalah secara umum --> intelegensi umum di dapatkan dari spesifik (tingi atau rendah dalam hal" tertentu).
norma ? --> standar pengukuran tertentu (bentuknya rentang nilai).
norma di dapat dari RAW SCORE.

tes intelegensi
tujuan populasi khusus --->
  • anak-anak
  • orang yang khusus --> dewasa dan anak.
  1.  tuna netra 
  2. tuna wicara / rungu
  3. tuna daksa
  4. tuna grahita
  5. balita / bayi
Dalam psikologi yang dilihat adalah
  • intelegensi
  • minat 
  • kepribadian
ketiga hal yang di atas sangat berkaitan dalam menentukan keberhasilan
  • minat ---> ketetarikan seseorang yang tidak bisa di paksakan oleh orang lain.
Pengertian Inteligensi

Menurut Chaplin, inteligensi adalah suatu proses dari kemampuan beradaptasi (adaptibilitas), abstraksi konsep-konsep (abstract concept) dan menghubungkan serta belajar dengan cepat (relations and learning).

Pengertian Inteligensi dibedakan
menjadi 3 :
      Kapasitas: keseluruhan kemampuan intelektual yang dimiliki oleh seseorang

      Potensi: kemampuan intelektual seseorang yang seharusnya dapat ia tampilkan dan dikembangkan secara maksimal 

      Fungsi: penampilan tingkah laku seseorang yang menggambarkan tingkat kecerdasannya.

Apabila fungsi intelektual ini berkembang secara maksimal, maka akan sama dengan potensinya.

Teori Inteligensi
Galton:
      Berdasar kemampuan sensory : informasi masuk melalui indera. Semakin mampu indera membedakan stimulus, berarti semakin tinggi inteligensi 

Spearman:

      Faktor g: kemampuan yang dibawa sejak lahir, mrp energi mental umum, konstan dan tidak mudah diperngaruhi lingkungan. 

      Faktor s: merupakan hasil belajar dan pengalaman, bervariasi dari satu aktivitas ke aktivitas yang lain

      Kemampuan mental (disebutnya sebagai inteligensi) terdiri dari satu faktor umum dan sejumlah faktor khusus yang dependen terhadap faktor umum (two factor theory)

      Spearman dipengaruhi oleh Galton (1896). Tes yang disusun sejalan dengan teori Spearman antara lain adalah tes PM dan versi pertama dari skala Binet (Tes-tes Binet versi terakhir sudah dipengaruhi teori hirarki). Salah satu variasi dari teori Spearman adalah teori Cattel yang membedakan fluid and crystalised ability

Thurstone (Multiple Factors Theory)

         Menganggap mental ability sebagai kesatuan dari sejumlah faktor yang independen satu dengan lainnya.

         Tes yang disusun sejalan dengan teori ini antara lain adalah Diferrential Aptitude Test dan WBIS (WAIS & WISC)

         Dgn analisis faktor menemukan beberapa faktor yang diukur oleh beberapa tes inteligensi yang berbeda

      Bbrp faktor tersebut dikenal sebagai kemampuan mental dasar (verbal comprehension, word fluency, number, space, associative memory, perceptual speed, inductive reasoning)

         Minat dan sikap, mempenagruhi prestasi pendidikan dan pekerjaan, hubungan antar pribadi, kesekangan yang didapat seseorang dan aktivitas waktu luas, dan fase-fase utama lainnya dalam kehidupan sehari-hari Studi tentang minat mendapat dorongan terkuatnya dari penafsiaran pendidikan dan karir. 

         Pengembangan tes juga untuk seleksi dan klasifikasi pekerjaan

STRONG INTEREST INVENTORY (SII)

         DIrumuskan pertama kalo ileh EK Strong, Jr. à edisi terakhirnya tahun 1994

         Pertama kali diterbitkan tahun 1927 bernama Strong Vocarional Interest Blank (SVIB)

         Ciri:
1. Butir-butir soalnya dihubungkan dengan rasa suka atau tidak suka responden akan berbagai kegiatan, objek, atau jenis orang tertentu yang lazim ia temui dalam kehidupan seahri-hari  
2. Respon-respon ini secara empiris dikunci untuk berbagai pekerjaan

Rabu, 28 Maret 2012


Tahun 1879, wundt mengukur kecepatan performence seseorang, dengan melalui preformence atau perilaku.
Dalam melakukan penilitian minimal sample di setiap penelitian 30 orang, (menurut kronberh, kerlinger, dan guilford).
Taukah kita berbicara tentang abnormal, apa yang di gunakan,? Dan kaitannya.

ALAT UKUR
                                               inventori                                             sikap
Pembuatanya dinamakan psikometri


Intinya kita harus tau di setiap perkembangan itu, mana yang diukur dan normal / abnormal.
Alat harus memiliki keresasian normal dengan setiap tahapan perkembangan. Sehingga bisa menerapkan tools pada alat tersebut tepat dan sesuai pada karakter tiap perkembangan manusia.

KEILMUAN
                                          Masal (kuantitatif)                          ilmia (kualitatif)
PSIKOLOGI
ü  Klinis, dewasa dan anak.
ü  Sosial, lebih luas (kominitas).
ü  Pendidikan
ü  Organisasi, kepertisipasianya dalam pengunaan dimasyarakat.
Psikologi industri membicarakan pengukuran.
1.      
INTELEGENSI
2.       INVENTORY              jenis-jenis alat tersebut.
3.       GRAFIS

Dalam pengukuran industri yang dicari adalah K S A O, à disetiap seleksi ini pasti dicari dinamikannya.
LPSBUI à LEMBAGA, alat tes di indonesia masi lemah, karna tidak diperbaharui.
Tes pada populasi khusus à Normal = khusus à dia normal tapi ada kekurangan dalam satu sisi misalnya: buta, dll.
Tes kelompok à tes masuk pilot dll.